Sudahi lah definisi, ke'seharusnya'an terlalu mereduksi.
Kita berjanji bertemu di satu titik, tak peduli jalan mana masing2 lalui, kisah apa masing2 jalani.
Kita hanya bertemu di titik tertentu untuk saling menemani, bukan mengurai bandingkan tanding cerita.
Hanya saling menemani, peduli dengan tak mendefinisi.
Teman(i) mengopi dan menikmati matahari.
Lalu berpisah kembali dan ketemu lagi di satu titik di depan nanti.
Tanpa kata sarat makna, tanpa tanya sarat tawa.
Untuk apa membongkar pasang sejarah diri,
hanya menghabiskan waktu,
membuat cinta menua menunggu dan mati berlalu.
Saturday, January 19, 2013
Sunday, January 6, 2013
Sang Pahlawan
sumber dr harapan, kata. sumber dari kata, perasaan. sumber dari perasaan, pikiran. sumber dr pikiran, latar belakang. 1org 1dunia.
Berbicara imajinasi dengan manusia jamak itu sulit, selalu diprasangkai. Bicara kopi dikira akan buka kedai, bicara bra dikira putus asa =.=
bicara motor dikira akan beli baru, bicara alam dikira akan liburan jalan2.. Imajinasi terkungkung angka.
bicara itu mudah, menjelaskan susah, mengerti sangat sulit, memahami itu yang mustahil.. dasar manusia
yah memang merepotkan bertemu yang namanya 'asa' belum lagi nanti kalau hilang logika dan memulai per'asa'an baru.. aiihh.. terseret (r)asa!
para pahlawan akan datang mendekati gadis lugu yang dilanda kegalauan, ujung2nya selangkangan...!!!!! para=langit2 (logikapahlawan)
banyak hal yg melahirkan rasa tdk mau dekat lagi & cenderung menjauhi, misalnya, ngupiL waktu diajak ngobrol - aku tanpamu butiran korong
"diksi mempengaruhi hati" ~amoure d'amurist
para pahlawan yg hadir di saat yg tepat, saat sang pengharap kehilangan tempat berpijaknya, ia datang membawa drama kehebatan.. silakan..
itulah kurangnya kemanusiaan, yg sekali bertemu kaki pasangan langsung malas berjalan, saat terjatuh dari gendongan tak mampu berdiri jalan
bahkan pahlawan pun akan terjebak dalam permainan kegagahannya, karena dalam kebingungan pengharapan, ancaman asa mengendalikan pahlawan
modal bagi pahlawan adalah hujan, motor, dan jas plastik =)) _aku berayun dengan tembakan jaring dari satu harapan ke harapan lainnya_
"memang lakilaki paling suka caricarii.. pina pasang aksi kami siap bawa laariii.." (pop daerah Flores : Yosefina)
terimakasih, jalan berlubaang, karena kamu kami baku dempet. terimakasih cuaca hujaan, karena kamu aku jadi pahlawaan =)) (pop daerah Flores : Oto bis kayu)
makin jelek makin enak makin lubang makin goyang, terimakasiiih jalaan berlubaaaang... (pop daerah Flores : Oto bis kayu)
hanya superman, pahlawan yg paling jujur.. dia nyaman dengan celana dalam di luar.. pahlawan lain, kesiangan & bertujuan dapat selangkangan
aku pahlawan?? bukan! akulah yg menciptakan pahlawan, sang penjahat pemupus harapan..
tanpaku tiada gadis pirang berdiri di sisi jembatan penuh kegalauan, tanpaku tiada pahlawan yg mengambil kesempatan menuju selangkangan
yak aku lah sang pencipta pahlawan, sang penjahat pemupus harapan, sang penguji kemanusiaan, dan penanggung dosa harapan.. maaf, aku kuat!
yak aku lah sang pencipta pahlawan, sang penjahat pemupus harapan, sang penguji kemanusiaan, dan penanggung dosa harapan.. maaf, aku kuat.
kaleuummm.. lihat si 250cc 4valve sohc dulu... jisss seksiiiii.. O.O
malas lah untuk bilang "kan sudah kubilang" karena memang kehidupan itu repetisi tiada henti, terulang2.. sampai bertemu kesadaran, aku diam
bandung, 18 Desember 2012 / judul: sang pahlawan / oleh: amoure d'amurist

hukum dan kebenaran
>> ada tiga jenis kekuatan; massa, uang , & alam. yang terakhir ini yang
mulai jarang ditemui namun paling diperlukan saat ini. bangkit butuh
mati
>> vox pupuli vox dei
>> hukum itu, 1 tindakan yang dilaksanakan massa dalam jumlah besar.
kebenaran itu, keyakinan massa tersebut. penegak hukum, pedang.
>> bersama membuat hukum dan kebenaran, mari... *ciyus
>> obat daripada luka hanyalah dusta.
Friday, November 9, 2012
Bergerak Diam
Berlari-lari, bergerak tak mau berhenti. Menolak mati.
Ya, bergerak adalah hidup dan menyangkal mati dengan gerakan.
Berlari berpeluh berdengus hingga paru-paru seakan mengintip dari lubang hidung.
Jantung berdetak keras di kepala. Bergerak lah melawan mati.
Hidup dengan berlari, bergerak tanpa henti.
Saat kaki berlari, otak terhenti.
Lupa diri korban definisi, mungkin akan lebih indah kalau definisi diri.
Nyatanya, definisi jamak yang diamini.
Logika di sepasang kaki, yang terus berlari tanpa henti.
Bergerak dan berlari di tempat.
Hey... lupa kepala lupa mata.
Kaki dan kaki saja, seperti babi yang terdefinisi haram berjalan menunduk.
Bahkan babi lebih berharga karena geraknya maju melihat jalur.
Berlari-lari, bergerak tak mau berhenti. Menolak mati.
Di tempat yang sama.
Bergerak tak berpindah tempat.
Menolak mati dengan bergerak di satu titik.
Bergerak yang diam.
Hidup yang mati.
Diam adalah mati. Bergerak adalah hidup.
Makan lah definisi dan nikmati rakusnya konsep yang tak terbatas.
Tipui diri dengan bergerak dan berkaki. Di mana kepala? Di antara kaki.
Ya, birahi untuk menjadi.
Termakan menjadi pemakan, definisi mereduksi kesadaran diri.
"Adalah" oh "Adalah"
Tuhan lama yang baru.
Sadari telah mati semua kehidupan ini.
Telah diam lah semua pergerakan ini.
Untuk apa berlari di tempat di ditonton oleh aturan.
Tuhan telah mati dan manusia yang membunuhnya.
Manusia pun mati dan definisi yang menggerogotinya.
Berlari lah, bergerak tak berhenti.
Di tempat.
Matilah dengan bahagia dan tak terasa.
Bukankah semuanya begitu.
Ya, bergerak adalah hidup dan menyangkal mati dengan gerakan.
Berlari berpeluh berdengus hingga paru-paru seakan mengintip dari lubang hidung.
Jantung berdetak keras di kepala. Bergerak lah melawan mati.
Hidup dengan berlari, bergerak tanpa henti.
Saat kaki berlari, otak terhenti.
Lupa diri korban definisi, mungkin akan lebih indah kalau definisi diri.
Nyatanya, definisi jamak yang diamini.
Logika di sepasang kaki, yang terus berlari tanpa henti.
Bergerak dan berlari di tempat.
Hey... lupa kepala lupa mata.
Kaki dan kaki saja, seperti babi yang terdefinisi haram berjalan menunduk.
Bahkan babi lebih berharga karena geraknya maju melihat jalur.
Berlari-lari, bergerak tak mau berhenti. Menolak mati.
Di tempat yang sama.
Bergerak tak berpindah tempat.
Menolak mati dengan bergerak di satu titik.
Bergerak yang diam.
Hidup yang mati.
Diam adalah mati. Bergerak adalah hidup.
Makan lah definisi dan nikmati rakusnya konsep yang tak terbatas.
Tipui diri dengan bergerak dan berkaki. Di mana kepala? Di antara kaki.
Ya, birahi untuk menjadi.
Termakan menjadi pemakan, definisi mereduksi kesadaran diri.
"Adalah" oh "Adalah"
Tuhan lama yang baru.
Sadari telah mati semua kehidupan ini.
Telah diam lah semua pergerakan ini.
Untuk apa berlari di tempat di ditonton oleh aturan.
Tuhan telah mati dan manusia yang membunuhnya.
Manusia pun mati dan definisi yang menggerogotinya.
Berlari lah, bergerak tak berhenti.
Di tempat.
Matilah dengan bahagia dan tak terasa.
Bukankah semuanya begitu.
Wednesday, October 24, 2012
mati biru
ah, sayang.. terlalu banyak definisi kau telanterlalu biar 'jangan' dan 'seharusnya' mengekang
tak perlu mengisi hal yang indah karena kosongnya
tak perlu pun berjuang kalau memang nyaman dengan tiduran
untuk apa pula keluar dari hal yang nyaman kalau akan kembali kepadanya
hanya mengulang-ulang dan terjamakkan lah dirimu
buang acuh kalau memang tak butuh
biarkan orang-orang mati dikubur bukit bertutup tanah rumput
kalau memang tak masalah, mari mati di selokan yang bermuara ke laut
yang berlomba menuju langit sudah berdesak bersesakan
kalau tak mau, tak perlu ikut dalam antrian
kalau tak masalah, lebih lega mati di selokan
menuju sungai, sungai, sungai dan laut
laut dan langit itu sama
biru..
Friday, October 12, 2012
Merepotkan
kalau kalian lari kepada saya, saya lari kepada siapa?
kalau kalian menginginkan saya, rebutan lah saya dengan kalian untuk seonggok saya.
kalau kalian bergantung pada saya, bersiap terjungkal lah karena saya berdiri di atas angin.
kalau kalian kecewa pada saya, tidak pernah saya meminta kalian berharap pada saya.
kalau kalian menilai saya dan tidak sesuai, tak perlu jadikan saya alasan dalam drama kalian.
kalau kalian mengganggu hidup saya, seperti hak kalian untuk masuk
dalam hidup saya maka saya berhak membuang kalian seperti karya yang
gagal.
kalau kalian bilang ini tidak adil, ketidak seimbangan lah yang membuat pergerakan.
kalau kalian ingin datang kepada saya, datanglah tanpa pengharapan dan kepercayaan kepada saya, karena saya bukan tuhan kalian.
Manusia membuat drama untuk melakukan kemauannya, lalu mencari manusia lainnya sebagai alasan.
Alasan itu pembenaran untuk melakukan kemauan tanpa terlalu dipersalahkan.
Seperti seorang sadomasokis yang menikmati penderitaan, beralasan latar belakang dan lingkungan padahal menderita itu kenikmatan yang diinginkan.
Oh, jiwa bebal manusia..
Melibatkan manusia sebagai alasan dalam drama sakit mental itu sungguh merepotkan!
kalau kalian bilang ini tidak adil, ketidak seimbangan lah yang membuat pergerakan.
kalau kalian ingin datang kepada saya, datanglah tanpa pengharapan dan kepercayaan kepada saya, karena saya bukan tuhan kalian.
Thursday, August 30, 2012
BAPA KAMI ~ Bimo Petrus - aktivis Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID)_1998
Bapa Kami yang ada di surga
Engkaulah Allah yang memihak orang melarat, bukan pada orang yang gila harta
Engkaulah Allah yang berdiri di sisi orang yang tertindas, bukan pada orang yang gila kuasa
Engkaulah Allah yang berbelas kasih pada orang yang hina, bukan pada orang yang gila hormat
Dimuliakanlah Nama-Mu
Di antara para petani, yang menggarap sawah – sawah tergadai
Di lingkungan para buruh, yang harus berteduh di gubuk kumuh
Di kalangan anak asongan, yang harus mandi di sungai tercemar
Di antara rakyat kecil, yang tergusur demi suksesnya pembangunan
Datanglah kerajaan-Mu
Yakni di dunia baru
Yang berlandaskan cinta kasih
Yang berhaluan kebebasan
Yang betatanan keadilan
Jadilah kehendak-Mu di atas bumi
Untuk memberi makan pada yang lapar
Untuk memberi minum pada yang haus
Untuk memberi tumpangan pada para pendatang
Untuk memberi pakaian pada yang telanjang
Untuk melawat mereka yang sakit
Untuk mengunjungi mereka yang ada dalam penjara
Untuk memperjuangkan hak – hak mereka yang tertimpa ketidakadilan
Seperti di dalam surga
Yang berpihak pada rakyat kecil
Yang mengutuk segala bentuk intimidasi
Yang menghilangkan segala upaya pembodohan masyarakat
Yang membongkar segala praktik bisnis tanpa moral
Yang membongkar segala praktik penyalahgunaan kekuasaan
Berilah kami rejeki pada hari ini
Agar kuat dan bekobar dalam membongkar budaya bisu
Agar kuat dan pantang mundur dalam melawan budaya takut
Agar kuat dan berani melawan budaya pakewuh
Dan ampunilah kesalahan kami
Karena kami diam, ketika hutan – hutan dibabat untuk arena balap mobil
Karena kami bungkam, ketika rumah dan ladang digusur untuk lapangan golf
Ketika kami bisu, ketika sawah –sawah dirampas untuk rumah mewah
Karena kami acuh, ketika rakyat kecil disingkirkan demi gemerlapnya keindahan
kota
Seperti kami pun mengampuni
Mereka yang bersalah pada rakyat
Melalui sistem pembodohan nasional
Sehingga rakyat hanya mampu berkata “ya”, ya dan ya”
Janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan
Sehingga kami ikut melakukan kekerasan, seperti mereka yang tidak mengenal Tuhan
Sehingga kami hanya mampu melontarkan kritik, tanpa kami sendiri bertindak adil, jujur dan bertanggungjawab
Sehingga kami berpihak dan membantu orang kecil, tetapi kami sendiri tidak terlepas dari permainan manipulasi
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat
Yakni pikiran untuk memonopoli kekayaan alam
Perkataan untuk memanipulasi pendapat umum
Perbuatan yang melecehkan keinginan rakyat
Amin.
Subscribe to:
Posts (Atom)

